Tinju Bersarung Tulang dan Paku ( Etu )

Etu adalah seremonial pagelaran tinju adat bertujuan menguji kejantanan antara pemuda di Kabupaten Nagekeo.” Etu ” yang artinya tinju adat dalam bahasa Lokal. Etu atau tinju adat ini berbeda dengan tinju konvesional. Para petarung menggunakan kepo  sebagai sarung tinjunya dan terbuat dari anyaman ijuk yang berisikan tulang dan terkadang paku, petarung hanya boleh memukul lawannya dengan tangan yang memakai kepo tersebut sedangkan tangan satunya hanya digunakan untuk menangkis.

Leave a Reply